Anies Baswedan Sebut Anggaran Rp400 Triliun Pembangunan IKN Lebih Baik untuk Pendidikan

Berita280 Dilihat

Kamis, 7 Desember 2023 – 07:55 WIB

Bengkulu – Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan menyatakan bahwa anggaran yang untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur lebih baik dialokasikan untuk sektor pendidikan di Indonesia.

Baca Juga :

Mahfud MD: Jika Potensi SDA Tak Dikorupsi, Orang Indonesia Akan Dapat Rp 20 Juta per Bulan

“Sekarang kita punya uang, tapi uang kita terbatas. Nah, dengan uang terbatas untuk anak-anak kita bisa bersekolah sampai selesai, untuk mengangkat guru-guru yang selama ini hanya honorer,” katanya, saat menjawab pertanyaan salah satu mahasiswa, dalam forum uji gagasan dengan para mahasiswa di Universitas Prof Hazairin di Bengkulu, Rabu, 6 Desember 2023.

Anies mengatakan bahwa Indonesia harusnya membangun kualitas manusia, terutama melalui bidang pendidikan. Terlebih lagi, hanya 7 persen anak-anak di Indonesia yang mencapai bangku perguruan tinggi.

Baca Juga :

KPU Tegaskan Capres-Cawapres Saling Mendampingi saat Debat

Presiden Jokowi dan Sejumlah Menteri Kabinet di Titik Nol IKN Nusantara.

“Saya melihat masalah pendidikan di Indonesia itu seperti piramid jumlah bangkunya: SD itu lengkap siapapun anak Indonesia bangkunya cukup, maka apabila ada 5,6 juta anak lahir, bangku SD kelas satu cukup; namun saat mereka lulus SD, jumlah bangku SMP jeblok,” katanya.

Baca Juga :

Gibran Tegaskan Hanya Akan Hadiri Debat Resmi yang Diselenggarakan KPU

Menurut Anies, bangku SMP di daerah tidak sampai 60 persen menampung lulusan siswa SD. Lalu SMA lebih kecil lagi jumlah bangkunya, begitu pun jumlah bangku perguruan tinggi. “Itu artinya kita harus menambah bangku sekolah kita jauh dari merata,” katanya.

Ia ingin agar urusan mendasar negara ini diselesaikan terlebih dahulu sebelum mulai membangun IKN.
 
“Tetapi apakah hari ini urusan mendasar kita sudah diselesaikan dan bila ada alokasi anggaran Rp400 triliun ke sana (IKN). Bayangkan kalau Rp400 triliun itu untuk guru honorer, untuk bangun sekolah, untuk uang kuliah, bisa lebih murah karena dialokasikan subsidi,” katanya.

 
KPU RI, pada 13 November, menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden menjadi peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
 
Hasil Pengundian dan penetapan nomor urut peserta Pilpres 2024, pada 14 November, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD nomor urut 3.
 
KPU juga telah menetapkan masa kampanye mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara pada 14 Februari 2024. (ant)

Halaman Selanjutnya

Ia ingin agar urusan mendasar negara ini diselesaikan terlebih dahulu sebelum mulai membangun IKN. “Tetapi apakah hari ini urusan mendasar kita sudah diselesaikan dan bila ada alokasi anggaran Rp400 triliun ke sana (IKN). Bayangkan kalau Rp400 triliun itu untuk guru honorer, untuk bangun sekolah, untuk uang kuliah, bisa lebih murah karena dialokasikan subsidi,” katanya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *