Butet Kartaredjasa Dilaporkan ke Bareskrim Dituding Sebar Hoaks Diintimidasi Polisi

Berita198 Dilihat

Sabtu, 9 Desember 2023 – 11:06 WIB

Jakarta – Komunitas Advokat Lingkar Nusantara (Lisan) mengadukan seniman Butet Kartaredjasa buntut pernyataan mengenai intimidasi yang diduga dialami saat gelaran pentas teater di Taman Ismail Marzuki (TIM) pada Jumat, 1 Desember 2023.

Baca Juga :

Geger! Anggota Polisi Polda NTB Diduga Perkosa Mahasiswi di Kamar Kos, Begini Kata Kompolnas

Wakil Ketua Umum Lisan, Ahmad Fatoni mengatakan pernyataan Butet soal adanya dugaan intimidasi itu merupakan berita bohong. Sebab, dugaan intimidasi itu telah dibantah oleh pihak kepolisian maupun panitia pelaksana. 

“Pernyataan Pak Butet ini sudah diklarifikasi oleh panitia penyelenggara yang dalam hal ini secara langsung mengurus perizinan. Bahwa pihak panitia menyampaikan tidak pernah ada intimidasi dari pihak kepolisian,” kata Fatoni kepada wartawan di Bareskrim Polri, dikutip Sabtu, 9 Desember 2023.

Baca Juga :

Kapolsek Ungkap Kronologi Pengendara Ojol yang Dicari Gojek Indonesia

Ganjar Pranowo berkunjung ke rumah Butet

“Selanjutnya juga dari Kadiv Humas Polri juga sudah menyampaikan hal yang sama, tidak ada intimidasi dari pihak kepolisian terhadap acara tersebut khususnya kepada Pak Butet,” lanjutnya.

Baca Juga :

Prabowo Ngaku Cuma Bisa Geleng Kepala Diterpa Hoaks: Heran Gue, Enggak Habis-habis!

Fatoni menilai, pernyataan Butet soal adanya dugaan intimidasi itu sangat menyesatkan. Terlebih, sejak gelaran teater dimulai sampai selesai, tidak ada satu masalah pun yang terjadi. 

“Jadi, kami menduga ini masuk ke dalam dugaan tindak pidana berita bohong atau hoaks,” ungkap dia.

Sementara, mengenai pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap gelaran teater tersebut, Fatoni menilai itu merupakan standart tugas maupun tanggung jawab yang semestinya. 

Maka dari itu, dia menilai pernyataan intimidasi yang diungkap Butet ini terlalu didramatisir. Sebab, intimidasi biasanya identik dengan adanya ancaman.

Baca Juga  4 Dampak Positif Memelihara Kucing dalam Kehidupan Sehari-hari, Bisa Sehatkan Mental

“Kita harus uji dulu, yang dimaksud intimidasi menurut dia itu seperti apa. Kalau yang kita pahami intimidasi adalah bentuk ancaman dan lain sebagainya,” jelasnya.

Lebih jauh, Fatoni menegaskan, pengaduan terhadap pernyataan Butet soal dugaan intimidasi ini tidak ada muatan politis apapun. Dia hanya ingin, kasus yang dialami Butet ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.

Penyelenggara pentas Butet Kartaredjasa di TIM.

Penyelenggara pentas Butet Kartaredjasa di TIM.

“Jadi kami melihat hal ini harus kita laporkan, supaya menjadi pelajaran bagi pihak siapa pun dalam menyampaikan pendapat. Jadi itu saja, nggak ada muatan politis atau apapun,” tandas Fatoni. 

Dugaan intimidasi

Butet buka suara terkait dugaan intimidasi oleh aparat kepolisian saat pentas teater di TIM, Jumat pekan lalu. Menurut dia, sebelum acara berlangsung, dirinya diminta menandatangani surat pernyataan yang menyatakan tak akan bahas unsur politik selama pentas teater digelar.

Dia merasa heran karena persyaratan administrasi itu belum pernah ada sejak era Reformasi. “Itu zaman Orde Baru aja seperti itu,” kata Butet, Selasa, 5 Desember 2023.

Butet pun minta staf agar mengurus surat tersebut. Pun, dia menuturkan selama pentas berjalan tak ada tindak intimidasi yang dilakukan aparat.

Tapi, ia mengaku sebelum pentas digelar, ada polisi yang sempat mendatangi lokasi teater.”Ada menurut staf saya, sore hari itu ada polisi nggak tahu dari mana, yang menanyakan ini acara apa lah gitu-gitu,” ujar Butet.

Halaman Selanjutnya

Sementara, mengenai pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap gelaran teater tersebut, Fatoni menilai itu merupakan standart tugas maupun tanggung jawab yang semestinya. 

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *