Ganjar Pranowo Gunakan Baju Dayak Hadiri Nitilaku Dies Natalis UGM ke-74

Berita330 Dilihat

Minggu, 17 Desember 2023 – 13:20 WIB

Yogyakarta – Ganjar Pranowo, terlihat ikut menghadiri perayaan Nitilaku Dies Natalis UGM ke 74 yang digelar pada Minggu 17 Desember 2023.

Baca Juga :

TERPOPULER: Penilaian Jujur Kaesang soal Ganjar, Camat di Toraja Utara Mundur gara-gara Bupati

Ganjar yang saat ini menjadi capres nomor urut 3 di Pilpres 2024, hadir dengan mengenakan pakaian adat Dayak, Kalimantan. Bersama alumni-alumni UGM lainnya, Ganjar nampak santai mengikuti rangkaian acara Nitilaku tersebut.

Ganjar mengatakan dirinya di Nitilaku 2023 ini memakai baju adat Dayak karena beberapa waktu lalu baru saja mengunjungi Kalimantan. Dimana dirinya meninjau langsung progres pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Baca Juga :

Gibran: Saya Yakin IKN Bukan Hanya Bangun Istana Megah, Tapi Simbol Transformasi

“Pakai baju Dayak. Saya punya banyak sekali (pakaian adat). Dipakai satu, karena kemarin pas dari Kalimantan datang ke IKN,” ungkap Ganjar.

Terkait peringatan Dies Natalis UGM ke 74, Ganjar berpesan agar UGM beserta alumni-alumninya selalu mengingat sejarah panjang UGM. 

Baca Juga :

Perdana Kunjungi IKN Nusantara, Gibran: Ini Luar Biasa

Ganjar menerangkan, kepada alumni-alumni agar tidak melupakan pesan dari guru-guru mereka saat menimba ilmu di UGM.

“Selalu ingat sejarah. Selalu ingat pesan guru-guru kita. Kita pernah belajar di sini. Yang unik di sini, kampus itu bersatu dengan kampung dan itu dimulai dari Keraton,” tegas Ganjar.

“Jadi kita tidak pernah melupakan sejarah. Biar kita menjadi orang yang belajar untuk selalu bijaksana,” lanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Nitilaku UGM adalah salah satu acara di Dies Natalis UGM. Nitilaku sudah sejak 2012 lalu rutin dilaksanakan setiap tahunnya.

Baca Juga  Nadzira Kepincut Pesona Tampan Abizar? Ternyata Inilah Kriteria Calon Suaminya

Nitilaku dianggap sebagai sebuah kegiatan kultural historis dalam bentuk pawai. Melalui Nitilaku ini, UGM menggambarkan awal mula UGM berawal dari Siti Hinggil, Keraton Yogyakarta yang kemudian berpindah ke Bulaksumur.

Nitilaku tahun 2023 ini mengambil tema Kenduri Kebangsaan Merajut Tenun ke-Indonesia-an. 

Halaman Selanjutnya

“Jadi kita tidak pernah melupakan sejarah. Biar kita menjadi orang yang belajar untuk selalu bijaksana,” lanjutnya.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *