Isu Kubu Anies dan Ganjar Gabung di Putaran Kedua, TKN: Pemilu Selesai Satu Putaran

Berita96 Dilihat

Kamis, 11 Januari 2024 – 19:09 WIB

Jakarta – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid merespon santai kabar yang menyebut kubu Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud akan bersatu di putaran kedua. Ia menegaskan pihaknya yakin pemilu akan selesai dalam satu putaran.

Baca Juga :

Prabowo: Jika Ingin Prabowo-Gibran Pimpin Negeri Ini, Datanglah ke TPS

“Kami belum mempunyai angan-angan dua putaran, karena kami punya keyakinan pemilu ini hanya selesai satu putaran. Tanggal 14 Februari in sya Allah sudah selesai,” kata Nusron di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Januari 2024.

Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Debat Ketiga Calon Presiden Pemilu 2024

Baca Juga :

Banyak Anak Muda Tak Mau Jadi Petani, Ganjar Bilang Begini

Optimisme TKN, lanjut Nusron, didasari oleh kehendak masyarakat yang dinilainya lebih banyak menginginkan pemilu berlangsung satu putaran. Menurutnya, masyarakat sudah lelah dengan hiruk-pikuk politik.

“Masyarakat sudah capek, sudah lelah. Masyarakat ingin ibadah memasuki bulan puasa itu dengan tenang, dengan khusyuk, tanpa ada hiruk-pikuk sosmed, hiruk-pikuk copras capres,” ujarnya.

Baca Juga :

Ganjar Sindir BUMN Nunggak Bayar ke Swasta: Malu Dong!

Lebih lanjut, politisi Partai Golkar tersebut juga menyinggung hasil survei dari beberapa lembaga yang menunjukkan pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran jauh meninggalkan kedua pesaingnya. Hal itu dinilainya jadi gambaran objektif kehendak masyarakat.

“Pasangan Prabowo-Gibran kemarin survei terakhir 48,05 persen dari IPSOS. Itu pun yang menyatakan belum memilih 11,8 persen,” ungkap Nusron.

“Berarti memang masyarakat itu back mind-nya menghendaki pemilu ini cukup sekali saja, atau satu putaran saja,” sambungnya.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid

Tak hanya itu, Nusron juga menyoroti penggunaan anggaran negara dalam agenda pemilu. Ia menyebut total Rp 27 triliun anggaran negara bisa dihemat seandainya pemilu hanya berlangsung satu putaran.

Baca Juga  Publik yang Pilih PDIP karena Suka dengan Megawati Hanya 4 Persen, Menurut Survei Indikator

“Kalau pemilu ini dilaksanakan satu kali saja, satu putaran saja, negara bisa menghemat. Untuk KPU anggarannya 17 triliun pada putaran kedua, untuk keamanan anggarannya 10 triliun,” pungkas Nusron.

Halaman Selanjutnya

“Berarti memang masyarakat itu back mind-nya menghendaki pemilu ini cukup sekali saja, atau satu putaran saja,” sambungnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *