Ketua NOC Indonesia Dapat DAN Kehormatan dari Kukkiwon

Berita53 Dilihat

Selasa, 27 Februari 2024 – 14:11 WIB

Tangerang – Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari mendapat DAN kehormatan dari Kukkiwon (Organisasi Pusat Taekwondo Dunia). DAN VI disematkan oleh Chairman of Kukkiwon, Jeon Kab Kil di Dewa United Arena, Tangerang pada Selasa 27 Februari 2024.

Baca Juga :

2 Atlet Asal Kalbar Akan Wakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Dalam acara ini, tidak cuma Okto yang mendapat DAN kehormatan. Sejumlah orang lainnya dari Indonesia juga mendapatkannya. Tapi untuk DAN VI diberikan Okto dan Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Richard Tampubolon.

DAN VI dalam taekwondo disebut sebagai Kudanja atau Grand Masters. Ban hitam yang stratanya tinggi dalam olahraga beladiri yang berasal dari Korea ini.

Baca Juga :

Langkah NOC Indonesia Selesaikan Sengkarut Organisasi Tenis Meja

Penyematan DAN kehormatan Kukkiwon kepada Raja Sapta Oktohari

Diberikan DAN kehormatan membuat Okto senang. Karena taekwondo adalah olahraga beladiri pertama yang diikuti ketika masih anak-anak.

Baca Juga :

Pengacara Okan Kornelius Sri Dharen Sabet Sabuk Hitam Taekwondo

“Artinya ini luar biasa buat saya, karena dari kecil, sabuk putih pertama saya itu adanya di taekwondo. Olahraga beladiri pertama saya taekwondo.

Okto berterima kasih kepada Jeon Kab Kil karena telah diberikan DAN kehormatan, dan juga kepada Richard Tampubolon karena sudah difasilitasi untuk menerimanya.

“Ini penghargaan yang luar biasa, saya berterima kasih kepada Ketua Umum PBTI yang memfasilitasi acara ini dan tentunya kepada Grand Masters,” imbuhnya.

Penyematan DAN kehormatan Kukkiwon

Penyematan DAN kehormatan Kukkiwon

Dalam kesempatan ini, Kukkiwon dan PBTI menandatangani kesepakatan kerja sama untuk meningkatkan prestasi taekwondo Indonesia. Harapan Okto, kerja sama ini akan mendorong taekwondo terus berjalan ke arah yang positif.

Baca Juga  AIS Agree to Strengthen Cooperation Based on Solidarity

“Saya memberi apresiasi kepada Ketua Umum PBTI yang menghadirkan Grand Masters ke Indonesia. Karena itu memberikan semangat baru dan mudah-mudahan akan mendorong prestasi Indonesia,” tutur Okto.

“Karena taekwondo ini masa depannya sangat besar. Taekwondo salah satu cabang olahraga wajib yang dipertandingkan di Olimpiade dari 28 yang ada. Dengan kerja sama yang baik akan menambah prestasi kita, bukan cuma atletnya, tapi pelatihnya dan wasitnya. Atlet yang baik harus didukung oleh pelatih yang baik dan kita harus punya perwakilan di event internasional, memiliki wasit-wasit yang terbaik.”

Halaman Selanjutnya

“Ini penghargaan yang luar biasa, saya berterima kasih kepada Ketua Umum PBTI yang memfasilitasi acara ini dan tentunya kepada Grand Masters,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *