Mundurnya Mahfud MD dari Menkopolhukam Dilandasi Etika

Berita91 Dilihat

Jumat, 2 Februari 2024 – 15:32 WIB

Jakarta – Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) di era Presiden keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Muhammad A.S Hikam menyebutkan langkah cawapres nomor urut 3 Mahfud MD mundur dari Menkopolhukam memakai standar etika.

Baca Juga :

Uji Komitmen Kebangsaan, DPD RI Panggil 3 Capres

“Sudah jelas dari jawaban saya yang lalu, mundurnya Prof. Mahfud MD adalah memakai landasan etik,” kata Hikam kepada awak media, Jumat, 2 Februari 2024.

Hikam mengatakan langkah Mahfud MD mundur dari Kabinet Indonesia Maju (KIM) bisa saja ditiru oleh menteri lain yang menjadi kontestan pilpres 2024.

Baca Juga :

Presiden Jokowi Tunjuk Tito Karnavian Jadi Plt Menko Polhukam

Muhammad AS Hikam memberikan sambutan dalam acara bedah buku Deradikalisasi

Utamanya, kata dia, saat menteri yang menjadi kontestan pilpres 2024 memakai standar etika yang sama dengan Mahfud MD.

Baca Juga :

Ikuti Jokowi, Prabowo Ngaku Bakal Rangkul Rival Politik Jika Menang Pilpres 2024

“Kalau memang para menteri lain menggunakan standar etika yang sama, tentunya, ya, akan melakukan hal yang sama dengan Prof Mahfud MD. Masalahnya, standar etika masing-masing menteri bisa jadi berbeda-beda,” kata alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Hikam melanjutkan, mundurnya Mahfud MD bakal mengeliminasi konflik kepentingan karena tidak lagi berstatus sebagai menteri ketika menjadi kontestan pilpres 2024.

“Menurut saya, Prof Mahfud MD mundur karena profesionalisme dan etika saja, agar tak ada konflik kepentingan,” ungkap pria kelahiran Tuban, Jawa Timur itu.

Mahfud MD mundur dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan

Mahfud MD mundur dari Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan

Sebelumnya, Mahfud resmi mengundurkan diri dari Menkopolhukam setelah menyampaikan surat permhonan pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Kamis ini.

Baca Juga  Kombes Hengki Ungkap Fakta Baru Misteri Penembakan Pria di Bekasi Buntut Konflik Nus Kei Vs John Kei

“Saya secara resmi dan dengan penuh hormat juga hari ini menyatakan surat mohon berhenti dengan sebuah surat itu,” kata Mahfud di Istana.

Halaman Selanjutnya

“Menurut saya, Prof Mahfud MD mundur karena profesionalisme dan etika saja, agar tak ada konflik kepentingan,” ungkap pria kelahiran Tuban, Jawa Timur itu.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *