Persiraja Gagal Promosi, Pelatih Kasih Pembelaan untuk Defri Rizki

Berita35 Dilihat

Sabtu, 9 Maret 2024 – 20:34 WIB

Jakarta – Persiraja Banda Aceh dipaksa gigit jari oleh Malut United dalam leg kedua perebutan tempat ketiga Liga 2 2023/2024. Tim berjuluk Laskar Rencong kalah 2-3 dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada Sabtu sore WIB 9 Maret 2024.

Baca Juga :

Pengakuan Bojan Hodak Usai Persib Kalahkan Persija

Persiraja membuka keunggulan lebih dulu pada menit 32 lewat penalti Zikri Ferdiansyah. Di pengujung babak pertama, giliran penalti Frets Butuan yang membawa Malut United menyamakan kedudukan.

Skor imbang 1-1 bertahan sampai babak kedua berakhir. Begitu masuk ke babak tambahan, baru satu menit berjalan, Persiraja bisa unggul 2-1 berkat gol yang diciptakan oleh Ramadhan.

Baca Juga :

David Da Silva Ganas, Persib Bandung Bungkam Persija Jakarta

Sayangnya keunggulan tersebut tak bisa dipertahankan. Dave Mustaine dengan tendangan dari luar kotak penalti berhasil membuat Malut United menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit 104.

Malut United vs Persiraja Banda Aceh

Baca Juga :

Malut United Promosi ke Liga 1 Usai Kalahkan Persiraja

Petaka datang untuk skuad asuhan Achmad Zulkifli. Defri Rizki diusir keluar lapangan karena kartu kuning kedua pada menit 115. Malut United memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pada menit 115, Jose Wilkson memastikan kemenangan timnya.

“Pertama saya ucapkan selamat kepada Malut United yang promosi ke Liga 1. Saya apresiasi para pemain Persiraja yang sudah berjuang luar biasa sehingga memberi perlawanan,” kata Achmad Zulkifli dalam konferensi pers usai laga.

“Tapi inilah sepakbola, kami sudah terima lapang dada dan kami kalah tadi jadi pembelajaran agar ke depannya lebih baik,” imbuhnya.

Diakui oleh Zulkifli, anak asuhnya ketika sedang unggul kehilangan konsentrasi. Hal itu terjadi karena fokus utamanya jadi teralih oleh keinginan mempertahankan keunggulan atas Malut United.

Baca Juga  Chelsea vs AFC Wimbledon Video Telegram

“Itu yang membuat kami hilang fokus, sehingga Malut United bisa menyamakan kedudukan dan akhirnya memenangkan pertandingan,” tutur Zulkifli.

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Achmad Zulkifli dan Muhammad Fahri

Pelatih Persiraja Banda Aceh, Achmad Zulkifli dan Muhammad Fahri

Sang juru taktik menganggap ini adalah sebuah pelajaran berharga bagi Persiraja. Mereka harus bisa segera bangkit, terlebih usia pemain masih sangat muda.

Dibanding Malut United, para pemain Persiraja secara pengalaman kalah. Karena lawan memiliki deretan nama yang sudah berpengalaman baik di Liga 2 dan juga Liga 1.

Bek Persiraja, Yasvani Yusri menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Aceh karena gagal memenuhi ekspektasi untuk promosi ke Liga 1 musim depan. Tapi yang dapat dipastikan, seluruh pemain sudah berusaha semaksimal mungkin.

“Saya mewakili pemain ingin minta maaf kepada seluruh masyarakat Aceh yang mana masyarakat sudah memberi doa kepada kami semua, dan usaha sudah coba dijalankan pemain di lapangan. Saya mohon maaf sebesar-besarnya belum bisa membawa Persiraja promosi,” ujar Yusvani.

Nama Defri Rizki menjadi sorotan dalam pertandingan ini. Sejak dia mendapat kartu merah, situasi di lapangan menjadi sulit bagi Persiraja.

Masuk sebagai pemain pengganti Andik Vermansah pada menit 89, dia mendapat kartu kuning pertama di babak tambahan karena berupaya mengulur waktu. Pada menit 115, pelanggaran terhadap Alwi Slamat berbuah kartu kuning kedua.

Zulkifli tak ingin menaruh kesalahan kepada Defri. Karena menurut dia situasi seperti itu bisa saja terjadi, karena tensinya sedang tinggi.

“Kami tidak bisa menyalahkan ya, mungkin tensinya sedang tinggi sehingga Defri Rizki memberikan kesalahan yang merugikan dirinya dan tim.”

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *