Rusia Buru Jenderal Intel Ukraina Dalang Bom Krimea

Berita298 Dilihat

Kamis, 14 Desember 2023 – 08:09 WIB

VIVA – Kementerian Dalam Negeri Rusia secara resmi mengumumkan masuknya nama Letnan Jenderal Kyrylo Budanov, dalam daftar buronan negara, Rabu 12 Desember 2023.

Baca Juga :

Peretas Yordania Ambil Alih Situs Militer Israel, Serukan Solidaritas untuk Rakyat Gaza

Budanov tak lain adalah salah satu perwira tinggi militer Ukraina, yang menjabat sebagai Kepala Direktorat Intelijen Utama Kementerian Pertahanan Ukraina.

Pria berusia 37 tahun ini menjadi buruan pemerintah Rusia, setelah terlibat dalam berbagai aksi sabotase. Salah satunya adalah serangan di Jembatan Krimea, pada 8 Oktober 2022 lalu.

Baca Juga :

Israel Menderita Kerugian Terbesar di Gaza, Isolasi Diplomatik Memperburuk Situasi

“Kyrylo Oleksiyovych Budanov. Tanggal lahir: 4 Januari 1986. Alasan penggeledahan: dicari berdasarkan pasal hukum pidana,” bunyi pernyataan Kementerian Dalam Negeri Rusia dilansir VIVA Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti.

VIVA Militer: Letnan Jenderal Kyrylo Budanov

Baca Juga :

Makin Panas, Amerika Seret Australia Ikut Perang di Timur Tengah

Dinas Keamanan Federal Rusia sebelumnya menyatakan jika Budanov dipastikan adalah sosok utama, di balik serangan di Jembatan Krimea.

Pasca serangan itu, unit intelijen Rusia tersebut telah menangkap lima orang di wilayah Simferopol, Republik Otonomi Krimea. Seluruh tersangka terlibat dalam sabotase yang menewaskan lima orang warga sipil.

Berdasarkan keterangan para tersangka, semuanya berujung pada Budanov. Orang nomor satu intelijen Ukraina itu juga kerap mengakui keterlibatan Kiev, dalam serangan terhadap pejabat Rusia.

Belum habis, Budanov juga adalah orang yang memberi perintah serangan militer Ukraina dengan ratusan unit drone ke Belgorod, Bryansk, Krimea, Moskow, Rostov dan Sevastopol.

VIVA Militer: Letnan Jenderal Kyrylo Budanov

VIVA Militer: Letnan Jenderal Kyrylo Budanov

Ratusan serangan drone tempur militer Ukraina terjadi periode April 2022 hingga September 2023.

Baca Juga  Mengenal Harga Pokok Perusahaan Manufaktur

Pada 3 Oktober 2023 lalu, Komite Investigasi Rusia mendakwa kepala intelijen Ukraina secara in absentia. Budanov didakwa telah melakukan kejahatan berdasarkan pasal 205 hukum pidana Rusia,  bagian 2 paragraf a dan c terkait aksi terorisme. 

Halaman Selanjutnya

Berdasarkan keterangan para tersangka, semuanya berujung pada Budanov. Orang nomor satu intelijen Ukraina itu juga kerap mengakui keterlibatan Kiev, dalam serangan terhadap pejabat Rusia.

Halaman Selanjutnya



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *